Web Resmi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Bekasi

08 Juli 2026 - 13:56:49 | 54

Kolaborasi dengan Forkopimda, Pemkab Bekasi Matangkan Pilkades Serentak 2026

admin

CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mematangkan kesiapan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 dengan memperkuat sinergi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Pilkades Serentak yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Bekasi, di Ruang Rapat KH. Noer Ali, Gedung Bupati Bekasi, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (8/7).


Rapat koordinasi tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi, para Asisten Daerah, kepala perangkat daerah terkait, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Bekasi, para camat se-Kabupaten Bekasi, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bekasi, Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Bekasi, serta para pemangku kepentingan lainnya. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi lintas sektor, sekaligus memastikan seluruh tahapan Pilkades Serentak Tahun 2026 berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, aman, tertib, dan demokratis.  


Dalam arahannya, Plt. Bupati Bekasi menegaskan bahwa Pemilihan Kepala Desa merupakan salah satu agenda demokrasi yang memiliki arti penting bagi keberlangsungan pemerintahan desa. Karena itu, setiap tahapan pelaksanaannya harus dipersiapkan secara matang dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, penyelenggara, hingga masyarakat agar mampu menghasilkan pemimpin desa yang berkualitas dan dipercaya oleh masyarakat.


“Pemilihan Kepala Desa bukan sekadar agenda rutin pemerintahan desa, melainkan perwujudan demokrasi di tingkat desa yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang mampu membawa kemajuan, meningkatkan kesejahteraan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik,” ujar Asep.  


Dirinya menekankan, keberhasilan pelaksanaan Pilkades tidak dapat diwujudkan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi yang erat antara Pemerintah Kabupaten Bekasi, Forkopimda, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, penyelenggara pemilihan, hingga seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi fondasi utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama seluruh rangkaian Pilkades berlangsung.


“Keberhasilan penyelenggaraan Pilkades merupakan tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, penyelenggara pemilihan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Pilkades yang sukses, aman, dan kondusif,” tegasnya.  


Lebih lanjut, Plt. Bupati meminta seluruh perangkat daerah agar menjalankan tugas sesuai fungsi dan kewenangannya masing-masing dengan memastikan seluruh aspek persiapan berjalan optimal, mulai dari administrasi, sosialisasi kepada masyarakat, pemutakhiran data pemilih, hingga dukungan pengamanan di lapangan. Ia juga meminta para camat untuk meningkatkan pembinaan serta pengawasan di wilayah masing-masing guna mengantisipasi berbagai potensi persoalan sejak dini.


“Saya meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap tahapan berjalan dengan baik sesuai tugas dan kewenangannya. Para camat juga harus terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar pelaksanaan Pilkades di setiap wilayah berlangsung lancar, tertib, dan kondusif,” katanya.  


Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati turut mengingatkan seluruh bakal calon kepala desa beserta tim pendukungnya agar menjadikan Pilkades sebagai ajang kompetisi yang sehat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan masyarakat serta menghindari praktik-praktik yang dapat mencederai demokrasi, seperti politik uang, penyebaran hoaks, maupun tindakan provokatif yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.


“Saya mengajak seluruh calon kepala desa beserta para pendukungnya untuk berkompetisi secara sehat, menjunjung tinggi etika demokrasi, menghindari politik uang, penyebaran hoaks, maupun tindakan yang dapat memecah persatuan masyarakat,” ujarnya.  


Sebagai bentuk komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menegaskan bahwa seluruh proses Pilkades Serentak Tahun 2026 harus dilaksanakan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Melalui rapat ini, pemerintah daerah bersama Forkopimda menyusun langkah-langkah strategis dalam percepatan regulasi, kesiapan teknis, hingga penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama sebagai landasan pelaksanaan Pilkades di lapangan.


“Saya berharap melalui rapat ini terbangun kesepahaman, koordinasi yang semakin kuat, serta langkah-langkah strategis dalam percepatan regulasi dan persiapan teknis pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026, sehingga seluruh proses dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan demokrasi desa yang berkualitas,” pungkas Asep.  


Melalui konsolidasi yang melibatkan seluruh unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Bekasi optimistis penyelenggaraan Pilkades Serentak Tahun 2026 dapat berlangsung aman, damai, demokratis, serta mampu melahirkan kepala desa yang memiliki integritas, kapasitas kepemimpinan, dan komitmen dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di setiap desa di Kabupaten Bekasi.


Reporter: RSM

Editor: IND

Berita Populer
Agenda
Layanan Online