Web Resmi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Bekasi

24 Juli 2025 - 01:53:07 | 249

Logo Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-75 Diluncurkan, Wujud Identitas Budaya dan Harapan Masa Depan

admin

CIKARANG PUSAT – Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi yang ke-75, Pemerintah Kabupaten Bekasi secara resmi meluncurkan logo resmi, yang ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, pada Kamis (24/7). 


Dengan mengusung tema “Bangkit, Maju, dan Sejahtera”, Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-75 menjadi refleksi semangat kolektif untuk melanjutkan pembangunan daerah, membangkitkan potensi, dan menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.


Logo resmi Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-75 dirancang secara terbuka melalui lomba desain yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan. Logo terpilih menampilkan bentuk angka “75” yang penuh makna filosofis dan unsur budaya lokal yang kuat.


Wakil Bupati Bekasi dalam sambutannya menjelaskan bahwa bentuk dasar logo terinspirasi dari Tari Topeng, salah satu ikon budaya tradisional Kabupaten Bekasi yang sarat makna. Gerakan melompat dari penari topeng menjadi simbol “Bangkit”, menggambarkan semangat masyarakat Bekasi yang penuh energi dan keyakinan dalam menyongsong masa depan.


“Hari Jadi ke-75 ini menjadi momentum penting bagi kita semua untuk merefleksikan perjalanan panjang Kabupaten Bekasi sebagai daerah yang terus tumbuh, menghadapi tantangan, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Logo ini menjadi simbol penyatuan semangat seluruh elemen masyarakat dalam menyambut usia ke-75 Kabupaten Bekasi,” ujar Wabup Asep.


Wabup menjelaskan, logo ini juga menampilkan Burung Blekok, fauna khas Kabupaten Bekasi, yang dimasukkan secara simbolik dalam angka “5”. Burung ini bukan hanya representasi ekosistem lokal, tetapi juga mencerminkan nilai harmoni, ketekunan, dan kesinambungan lingkungan hidup yang menjadi bagian tak terpisahkan dari jati diri Kabupaten Bekasi.


“Logo ini bukan sekadar gambar. Di dalamnya terkandung semangat, identitas, dan cita-cita kita bersama. Ada Tari Topeng sebagai warisan budaya, ada burung Blekok sebagai simbol kelestarian lingkungan. Semua dirangkai dalam satu kesatuan visual yang dinamis, merefleksikan harapan dan arah pembangunan ke depan,” terangnya.


Lebih lanjut, Wabup Asep menyampaikan bahwa logo ini merupakan hasil dari proses kurasi yang transparan dan profesional. Lomba desain logo yang digelar oleh panitia peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-75 telah menjaring ide-ide kreatif dari masyarakat umum, baik pelajar, seniman, desainer, hingga warga biasa yang ingin berkontribusi terhadap hari bersejarah Kabupaten Bekasi.


Ia mengatakan, terlibatnya publik dalam proses ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan hasil kolaborasi dari semangat, ide, dan kontribusi masyarakat.


“Logo yang kita luncurkan hari ini merupakan hasil dari proses lomba desain yang transparan, partisipatif, dan terbuka. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, tim kurator, dan panitia yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh dan profesional,” ungkapnya.


Wabup Asep juga mengajak seluruh elemen masyarakat, dari perangkat daerah, pelaku usaha, akademisi, tokoh pemuda, tokoh agama, hingga organisasi masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai titik tolak memperkuat persatuan dan mendorong sinergi yang lebih kokoh dalam membangun Kabupaten Bekasi ke depan.


“Dengan diluncurkannya logo resmi Hari Jadi ke-75 ini, saya berharap seluruh perangkat daerah, masyarakat, dan stakeholder dapat menjadikan momentum ini sebagai semangat baru untuk bersinergi, mempererat persatuan, dan terus berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bekasi,” tuturnya.


Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, peringatan Hari Jadi ke-75 ini menjadi tonggak penting untuk menatap masa depan. Diharapkan tidak hanya menjadi daerah yang unggul dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi wilayah yang maju secara sosial, sejahtera secara merata, dan tangguh dalam menghadapi tantangan global.


“Mari kita jadikan usia ke-75 ini sebagai awal dari perjalanan Kabupaten Bekasi menuju satu abad yang mandiri, modern, dan membanggakan bagi seluruh warganya.” pungkas Wakil Bupati.


Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan menggelar sejumlah rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-75. Agenda tersebut meliputi, festival budaya dan seni tradisional, lomba kreativitas pelajar dan pemuda, pelayanan publik terpadu, bazaar UMKM dan ekonomi kreatif, ziarah dan napak tilas sejarah daerah, dan panggung hiburan rakyat dan pesta rakyat.


Rangkaian kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk apresiasi terhadap sejarah, tetapi juga menjadi media untuk membangun kebanggaan dan kepercayaan masyarakat terhadap identitas daerah dan potensi masa depannya.


Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia melaporkan bahwa logo Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-75 merupakan hasil dari proses seleksi terbuka yang berlangsung secara profesional dan objektif.


“Proses penentuan logo ini tidak instan. Kami membuka pendaftaran secara nasional dan disambut antusias oleh masyarakat. Sebanyak 221 orang mendaftar, berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk 12 peserta dari Kabupaten Bekasi sendiri,” ujarnya.


Dari ratusan karya yang masuk, panitia melakukan tahapan seleksi yang ketat. Penilaian dilakukan berdasarkan lima aspek utama, yaitu kesesuaian dengan tema, kedalaman filosofi budaya, unsur estetika, kekuatan visualitas, dan kualitas desain.


Ia menegaskan bahwa proses ini melibatkan dewan juri independen yang terdiri dari para ahli desain grafis, pemerhati budaya lokal, akademisi, dan praktisi komunikasi visual. Hal ini dilakukan demi menjaga kualitas dan integritas dari hasil akhir yang dipilih.


“Kami melakukan kurasi tahap pertama terhadap 221 desain menjadi 10 besar. Dari situ dilakukan seleksi lanjutan untuk memilih tiga desain terbaik sebagai nominator, dan akhirnya ditetapkan satu desain sebagai pemenang dan logo resmi Hari Jadi ke-75,” jelasnya.


Reporter: RSM

Editor: IND

Berita Populer
Agenda
Layanan Online