CIKARANG PUSAT — Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah Tingkat Kabupaten Bekasi yang berlangsung Gedung Swatantra Wibawa Mukti, pada Jumat (23/1). Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, tokoh agama, serta masyarakat, sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan.
Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk memperdalam pemahaman spiritual dan memperkuat karakter aparatur serta masyarakat Kabupaten Bekasi. Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW memiliki makna yang sangat mendalam, khususnya terkait diterimanya perintah shalat lima waktu yang menjadi tiang agama dan fondasi utama pembentukan karakter umat Islam.
Menurutnya, nilai kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab yang terkandung dalam ibadah shalat harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari, terutama bagi aparatur pemerintah.
“Shalat mengajarkan kedisiplinan dan kejujuran. Nilai-nilai inilah yang harus diimplementasikan dalam bekerja dan melayani masyarakat,” tegas Asep Surya Atmaja.
Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati Bekasi juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi, H. Indra Satria Nugraha. Ia mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Bekasi, saya menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, dan diterima seluruh amal ibadahnya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Plt. Bupati Bekasi menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Menurutnya, pembangunan karakter menjadi kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang berkualitas.
“Pembangunan yang berkelanjutan harus ditopang oleh sumber daya manusia yang berintegritas dan berakhlak mulia. Inilah yang terus kami dorong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Nilai amanah, disiplin, dan kepedulian sosial dinilai sangat relevan dalam menghadapi tantangan pelayanan publik saat ini.
“Sebagai aparatur negara, kita memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab,” katanya.
Selain itu, Asep Surya Atmaja mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bekasi untuk terus menjaga persatuan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat kebersamaan dalam mendukung program pembangunan daerah.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tingkat Kabupaten Bekasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat, sekaligus menjadi pengingat pentingnya nilai-nilai spiritual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Mari kita jadikan Isra Mi’raj sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat komitmen dalam membangun Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera.” pungkasnya.
Reporter: RSM
Editor: IND