CIKARANG PUSAT - Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, secara simbolis melepas keberangkatan bantuan Pemerintah Kabupaten Bekasi Peduli bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), bertempat di Halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (28/8).
Bantuan tersebut merupakan hasil kepedulian dan gotong royong berbagai pihak di Kabupaten Bekasi yang dihimpun dan dikoordinasikan oleh BPBD Kabupaten Bekasi. Bantuan selanjutnya dikirim melalui jalur udara dari Bandara Halim Perdanakusuma untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat terdampak di NTT.
Plt. Bupati Bekasi menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama seluruh unsur di daerah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana. Ia berharap bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus sedikit meringankan beban yang mereka rasakan.
“Pemerintah Kabupaten Bekasi ikut prihatin dan ikut peduli untuk masyarakat NTT. Kami memberikan sedikit bantuan ini mudah-mudahan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah,” ujar Asep.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia. Apabila berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan masih terdapat kebutuhan bantuan, pihaknya akan mempertimbangkan untuk kembali menyalurkan bantuan.
Tidak hanya itu, Plt. Bupati Bekasi menyampaikan pesan kepada masyarakat NTT agar tetap kuat dan tabah dalam menghadapi musibah. Ia berharap masyarakat terdampak segera mendapatkan kondisi yang lebih baik dan dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan sejahtera.
“Semoga saudara-saudara kita di NTT tetap tegar dan tabah menjalani apa yang terjadi saat ini. Insya Allah ke depannya ada titik terang dan masyarakatnya bisa kembali sejahtera,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, menjelaskan bantuan yang diberangkatkan tersebut memiliki total berat sekitar 20.084,30 kilogram atau lebih dari 20 ton, yang diangkut menggunakan empat truk. Jenis bantuan disiapkan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat terdampak dan arahan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bekasi, bantuan tersebut terdiri dari beras sebanyak 489 kilogram, mi instan 540 dus, mi instan cup 23 dus, berbagai jenis biskuit dan makanan siap konsumsi, susu, air mineral, minyak goreng, perlengkapan bayi seperti popok dan pembalut, serta sejumlah kebutuhan lainnya. Total nilai bantuan tersebut diperkirakan mencapai Rp166,67 juta.
“Bantuan yang kita berikan ini tidak asal, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat dan arahan dari BNPB. Totalnya kurang lebih 20 ton yang terbagi dalam empat truk,” jelas Muchlis.
Ia menambahkan, bantuan yang terkumpul tidak hanya berasal dari perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, tetapi juga mendapat dukungan dari unsur pengusaha serta masyarakat. Salah satunya berasal dari masyarakat Desa Karangraharja yang menghimpun bantuan melalui pemerintah desa untuk kemudian disalurkan melalui BPBD Kabupaten Bekasi.
Ke depan, BPBD Kabupaten Bekasi akan terus memantau kebutuhan masyarakat terdampak. Apabila masih diperlukan dukungan tambahan, pemerintah daerah akan melihat perkembangan situasi dan kemungkinan kembali membuka pengumpulan bantuan sesuai kebutuhan dan arahan penanganan bencana.
Reporter: ind
Editor: fiu