KOTA BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bekasi berhasil meraih penghargaan sebagai Badan Publik dengan Kualifikasi Informatif dalam pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 kategori Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. Atas capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi berhak menggunakan label Badan Publik Zona Informatif selama Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, pada ajang Anugerah Wira Dharma Jawa Barat 2025 yang digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Kota Bandung, pada Selasa (30/12) malam.
Plt. Bupati Bekasi menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih tersebut. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya dalam bidang komunikasi dan keterbukaan informasi publik.
Ia menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif, sejalan dengan amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik serta upaya dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Alhamdulillah, ini merupakan kado akhir tahun dalam hal komunikasi. Semoga komunikasi ke depannya makin lanjut dan menjadi bagian dari sejarah Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Bekasi yang dikenal majemuk dan dinamis. Menurutnya, keterbukaan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
“Kabupaten Bekasi itu sangat majemuk. Kita lihat dari pemerintahan, sangat terbuka. Semua media paling lengkap di Jawa Barat ada di sini. Jadi Kabupaten Bekasi sudah lengkap,” ungkapnya.
Ia juga menilai bahwa keberagaman media dan keterbukaan ruang informasi di Kabupaten Bekasi menjadi kekuatan tersendiri. Keberadaan kritik dan masukan dari masyarakat maupun media dipandang sebagai bagian penting dalam proses pembangunan daerah.
“Di situ ada kritikan dan banyak masukan juga. Itulah Kabupaten Bekasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berpesan kepada seluruh perangkat daerah agar terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan informasi publik. Keterbukaan informasi ini tidak hanya sebatas penyampaian berita, tetapi harus dimanfaatkan secara strategis untuk mendorong kemajuan daerah.
“Saya berpesan kepada perangkat daerah terkait untuk terus meningkatkan kinerjanya. Bukan hanya informasi sekedar berita, tapi juga kita gunakan ke depannya untuk kemajuan Kabupaten Bekasi,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, para kepala daerah dan pimpinan badan publik se-Jawa Barat, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi.
Reporter: ind
Editor: fiu