CIKARANG UTARA – Plt. Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menghadiri soft opening President University Hospital (PUH) di kawasan Kota Jababeka, Cikarang Utara, Sabtu (10/10). Kehadiran rumah sakit ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan di Kabupaten Bekasi, sekaligus mendukung pengembangan pendidikan kedokteran, penelitian, dan inovasi kesehatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Plt. Bupati Bekasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan President University Hospital. Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai dan berkualitas semakin dibutuhkan seiring dengan pertumbuhan penduduk serta dinamika aktivitas ekonomi di Kabupaten Bekasi.
“Kehadiran President University Hospital merupakan langkah positif dalam memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Bekasi. Kami berharap rumah sakit ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas, mudah diakses, serta mengutamakan keselamatan dan kebutuhan pasien,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan fasilitas rumah sakit, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan mutu pelayanan, kemudahan akses, keselamatan pasien, serta kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan.
Oleh karena itu, Asep mendorong President University Hospital untuk senantiasa mengedepankan pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Rumah sakit harus berorientasi pada keselamatan dan kebutuhan pasien. Profesionalisme tenaga kesehatan, kualitas pelayanan, dan sikap humanis harus berjalan beriringan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran fasilitas kesehatan ini,” tegasnya.
Lebih lanjut, Asep menilai President University Hospital memiliki nilai strategis melalui konsep rumah sakit pendidikan yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan, pendidikan kedokteran, penelitian, dan inovasi. Konsep tersebut tidak hanya berperan dalam memberikan pelayanan kepada pasien, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Menurutnya, integrasi antara pelayanan kesehatan dan pendidikan kedokteran menjadi peluang untuk mendorong lahirnya tenaga medis dan tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, serta mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Pengembangan rumah sakit pendidikan perlu diarahkan tidak hanya untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dan mendorong kemajuan penelitian serta inovasi di bidang kesehatan,” ungkapnya.
Asep juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi berbagai pihak untuk memperluas akses pelayanan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong kemajuan sektor kesehatan secara berkelanjutan.
Ia berharap kehadiran rumah sakit tersebut dapat memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, pengembangan pendidikan kedokteran, serta kemajuan penelitian dan inovasi kesehatan di Kabupaten Bekasi.
“Selamat atas soft opening President University Hospital. Semoga kehadirannya memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta memperkuat pengembangan pelayanan, pendidikan, dan penelitian kesehatan di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.
Reporter: RSM
Editor: IND