Web Resmi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Bekasi

06 Febuari 2023 - 02:08:24 | 83

Pimpin Apel Pegawai, Sekda Tekankan Evaluasi Kinerja di Berbagai Sektor

admin

CIKARANG PUSAT - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, memimpin Apel Pagi yang diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, pada Senin (6/2) pagi. 

 

Berdasarkan arahan Pj. Bupati Bekasi, dalam apel tersebut Sekda menekankan kepada para pegawai terkait evaluasi kinerja dibeberapa hal, salah satunya terkait penaganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bekasi.

 

Dalam menangani kasus kemiskinan ekstrem, pihaknya meminta seluruh dinas terkait bersinergi membantu BPS dalam melakukan sinkronisasi data kembali secara mandiri, berdasarkan penilaian dan hasil real lapangan agar di tahun 2024 penanganan kemiskinan ekstream ini bisa mencapai nol persen.

 

“Kemiskinan ekstrem ini harus kita tangani bersama agar ditahun 2024 capaiannya bisa nol persen, untuk memulainya kita akan berupaya melakukan sinkronisasi data yang dikeluarkan oleh BPS agar bisa terpisah dengan Kota Bekasi dengan mandiri sesuai penilaian dan hasil realnya dilapangan,” ujarnya.

 

Selain itu terkait Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Sekda menghimbau kepada seluruh perangkat daerah yang terlibat agar lebih fokus melakukan upaya untuk menjaga tren pertumbuhan ekonomi agar inflasi dapat tetap terkendali.

 

“Seluruh perangkat daerah yang terlibat TPID, tentunya diharapkan lebih melakukan upaya kondisi menjaga inflasi berjalan dengan aman dan baik,” ucapnya.

 

Permasalahan dalam menekan angka pengangguran yang cukup tinggi di Kabupaten Bekasi juga dikatakan Sekda masih menjadi tantangan yang masih dihadapi Pemkab Bekasi.

 

Dalam menekan angka tersebut, ia mengatakan bahwa Pemkab Bekasi sudah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak baik melalui para HRD, ataupun owner dari perusahaan agar dapat mengupayakan penyerapan tenaga kerja lokal.

 

“Penanganan pengangguran juga tentu harus diperhatikan dengan cara melakukan kerjasama berbagai pihak baik dari HRD, serta owner perusahaan agar mereka bisa mengupayakan penyerapan tenaga kerja asli Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

 

Pihaknya melalui Dinas Ketenagakerjaan juga telah melakukan program prioritasnya dengan baik, diantaranya melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan Job Fair terbuka bagi para pencari kerja.

 

“Lowongan kerja sekarang lebih terbuka, bisa melalui Job Fair jadi tidak hanya melalui dinas. Data pencari kerja pun harus kita validasi kembali, terutama dari BPS ada yang asli Kabupaten Bekasi, ada yang tidak. Karena kita dunia industri terbesar juga ya,” tandasnya.

 

Terakhir, dirinya juga akan terus mendorong dinas terkait dalam pencegahan dan penurunan stunting, salah satunya dengan melalukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat untuk menghindari adanya kasus yang meningkat terkait stuning.

 

Reporter: RSM

Editor: SHN

Berita Populer
Agenda
Layanan Online