Web Resmi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Bekasi
14 September 2021 - 18:10:31 | 669
Pj. Bupati Bekasi Ajak Insan Pendidikan Jadi Pelopor Penanganan Sampah
admin
CIKARANG PUSAT – Dalam rangkaian World Cleanup Day Tahun 2021, Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengajak para insan pendidikan untuk dapat menjadi pelopor dalam penanggulangan permasalahan sampah khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi. Hal ini disampaikannya pada saat membuka kegiatan Webinar bersama para tenaga pendidik secara virtual, bertempat di Ruang Command Center, Diskominfosantik, Cikarang Pusat, Selasa (14/9).
Dalam webinar yang mengusung tema “Menyulap Sampah Menjadi Media Pembelajaran” ini, Pj. Bupati Bekasi menyampaikan agar para insan pendidikan selain dapat menjadi pelopor juga dapat membimbing putra/putri menjadi agen perubahan guna terciptanya lingkungan Kabupaten Bekasi yang sehat, aman dan nyaman.
“Dengan adanya webinar ini, saya ingin insan pendidikan dan guru bisa menjadi pelopor dan agen perubahan dalam penaggulangan masalah sampah. Hal ini tentunya demi menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, asri terutama aman di Kabupaten Bekasi ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, dirinya mengucapkan apresiasi kepada para komunitas yang berperan aktif, dalam kegiatan penanganan permasalahan lingkungan hidup khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi.
“Dalam kesempatan ini, saya juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk komunitas yang peduli dan berperan aktif dalam giat WCD di Kabupaten Bekasi, diantaranya Ecovillage, MRI ACT, Save Kali Cikarang, dan IGTK,” ucapnya.
Pj. Bupati Dani menilai, perlu adanya kerjasama dari seluruh stakeholder baik Pemerintah, masyarakat maupun kalangan swasta untuk berupaya menanggulangi sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga maupun sampah industri.
“Sampah ini bukan hanya berasal dari rumah tangga, tetapi sampah industri pun bisa menumpuk. Oleh karena itu, kita perlu bekerjasama dengan para stakeholder baik Pemerintah, masyarakat, hingga dijajaran swasta. Karena jika kita bekerja sendiri, hasilnya pun tidak akan maksimal,” katanya.
Dani mengintruksikan, kepada Kepala Dinas, Kepala Desa, Kelurahan, Camat dan sekolah-sekolah untuk dapat mengikuti kegiatan bersih-bersih mulai dari lingkungan masing-masing dan tempat publik, selama periode 12 hingga 18 September 2021.
“Selama tanggal 12 sampai 18 September saya menginstruksikan untuk melakukan melakukan kegiatan bersih-bersih dilingkungan kantor masing-masing, rumah, dimana saja. Tanggal 18 itu puncaknya, nanti kita pagi-pagi nyapu dan kerjabakti,” instruksinya.
Terakhir, dirinya berharap webinar ini dapat menginspirasi bagi para insan pendidikan bahwa sampah tidak hanya dapat dibuang, tetapi bisa dimanfaatkan kembali. Ia juga berpesan, sebagai insan pendidikan diharapkan dapat membentuk karakter bagi anak didiknya dan masyarakat sekitar agar semakin peduli terhadap sampah.
“Rangkaian webinar ini kan memanfaatkan sampah untuk alat peraga, saya harap para guru akan memanfaatkan sampah dengan baik jadi tidak hanya dibuang terus. Lebih dari itu, saya berpesan agar para pendidik bisa membentuk karakter masyarakat atau anak didiknya agar peduli dengan sampah.” Harapnya.
Kegiatan Webinar ini turut dihadiri oleh, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Panitia WCD, Para Pegiat atau Aktivis Peduli Lingkungan, dan diikuti para peserta webinar guru-guru di Kabupaten Bekasi.
Reporter: RSM
Editor : shn