CIKARANG PUSAT - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Studium Generale Pendidikan Kader Ulama (PKU) dengan tema "Membentuk Kader Ulama Ahli Hadits Berbasis Teknologi Informasi". Kegiatan tersebut dibuka oleh Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan, bertempat di Gedung Swatatra Wibawa Mukti Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (23/7).
Dani Ramdan mengatakan, dalam studium generale ini para peserta akan dibekali dengan ilmu tentang hadits-hadits Rasulullah SAW, yang merupakan sumber utama hukum islam. Selain itu juga difasilitasi dengan teknologi informasi dengan berbagai literatur dan sumber referensi, sehingga memperluas wawasan dan mendukung perkembangan intelektual para ulama.
"PKU ini merupakan jilid kedua, kalau pada PKU jilid pertama fokus pada ilmu tafsir Al- Quran berbasis digital, sedangkan PKU yang sekarang untuk ilmu hadits," ungkapnya.
Pada PKU jilid kedua ini memiliki peningkatan dari sisi metode pembelajaran substansi, yakni menggunakan platform digital untuk kegiatan dakwah. Kader ulama Kabupaten Bekasi diberikan kompetensi digital baik dalam menggali sumber-sumber info ilmu pengetahuan dan informasi, juga data secara digital.
"Karena di era saat ini hampir semua aspek kehidupan kita sudah menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas," katanya.
Sementara Direktur PKU MUI Kabupaten Bekasi Mahmud menyampaikan pemilihan materi ilmu hadits berbasis teknologi informasi sebagai fokus pembelajaran bertujuan untuk melengkapi Pendidikan Kader Ulama jilid pertama dengan gelar ahli tafsir.
"Karena Al-Quran dan hadits itu harus selalu bergandeng. Nanti yang ketiga kalau ditakdirkan masih berjalan dan didukung Pak Bupati Bekasi, kita akan ke fikih dan seterusnya," katanya.
Mahmud berharap kegiatan ini mampu memunculkan sosok ulama baru sekaligus menambah jumlah ulama muda di Kabupaten Bekasi, sehingga penyebaran ilmu dan kajian Agama Islam dapat dilakukan secara lebih optimal.
Reporter: atn
Editor: ind