CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi mematangkan persiapan relokasi Pasar SGC melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, di Ruang Rapat KH Ma’mun Nawawi, Cikarang Pusat, Kamis (12/2).
Rapat tersebut melibatkan unsur kecamatan dan desa, Polres Metro Bekasi, TNI, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), sebagai bagian dari langkah terpadu dalam memastikan proses relokasi berjalan tertib, aman, dan kondusif.
Usai memimpin rapat, Plt. Bupati Bekasi menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor dilakukan untuk memastikan kesiapan pemindahan pasar tumpah dari jalan depan SGC menuju area Ramayana yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Februari.
“Hari ini kami melaksanakan rapat koordinasi bersama kecamatan, desa, Polres, TNI, dan Satpol PP. Karena pada tanggal 13 akan dilakukan pemindahan pasar tumpah dari Jalan SGC ke Ramayana,” ujar Asep Surya Atmaja saat diwawancarai.
Menurutnya, relokasi ini merupakan bagian dari upaya penataan kawasan perkotaan Cikarang agar lebih tertib, nyaman, serta mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar Jalan SGC yang selama ini kerap terjadi akibat aktivitas pasar tumpah.
Terkait respon para pedagang, Plt. Bupati Bekasi menyampaikan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, kondisi di lapangan terpantau kondusif dan para pedagang pada prinsipnya siap mengikuti proses relokasi.
“Kalau saya dengar, kondusif dan siap semua. Harapannya tentu setelah relokasi ini kawasan menjadi lebih bersih dan tata kotanya bisa dibaguskan lagi,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa relokasi bukan semata-mata pemindahan lokasi berdagang, tetapi bagian dari strategi penataan kawasan yang lebih komprehensif. Pemerintah daerah juga akan melakukan pembenahan infrastruktur pendukung, termasuk pembangunan lampu penerangan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan.
“Kita nanti bangun lampu penerangannya juga. Jadi kawasan ini bisa lebih tertata, lebih terang, dan lebih nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.
Plt. Bupati Bekasi menjelaskan bahwa setelah proses pemindahan selesai, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan melanjutkan penataan di lokasi baru agar Pasar Ramayana menjadi lebih representatif dan tidak terkesan kumuh.
Penataan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih rapi, higienis, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat tanpa mengganggu ketertiban umum maupun arus lalu lintas.
“Setelah pindah nanti, Pasar Ramayana akan kita bangun lebih baik lagi, supaya tidak kumuh dan lebih tertata,” tegasnya.
Reporter: RSM
Editor: IND