CIKARANG UTARA – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menghadiri kegiatan Pelantikan Pengurus dan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-58 Warga Bumiputra Indonesia Kabupaten Bekasi yang diselenggarakan di Ruko Medical Science Center Jababeka, Cikarang Utara, pada Selasa (30/12).
Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga persatuan, stabilitas sosial, dan keberlanjutan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Bekasi menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus Warga Bumiputra Indonesia Kabupaten Bekasi yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan hanya agenda formal organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab moral dan sosial yang besar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik awal tanggung jawab moral dan sosial untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, menjaga persatuan, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” ujar Asep Surya Atmaja.
Lebih lanjut, Plt. Bupati Bekasi menekankan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis dalam menjaga harmoni sosial, terutama di daerah dengan tingkat heterogenitas masyarakat yang tinggi seperti Kabupaten Bekasi. Peran ormas dinilai sangat penting sebagai perekat sosial yang mampu menjembatani perbedaan serta memperkuat rasa kebersamaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
“Organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting sebagai perekat sosial di tengah keberagaman, sekaligus mitra pemerintah dalam menjaga kondusivitas wilayah,” tegasnya.
Peringatan Hari Ulang Tahun ke-58 Warga Bumiputra Indonesia juga disebut sebagai momentum refleksi atas perjalanan panjang organisasi dalam menjaga jati diri, memperkuat solidaritas internal, serta menanamkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Di usia yang semakin matang, Plt. Bupati Bekasi berharap organisasi ini semakin dewasa dalam bersikap dan bijak dalam bertindak.
“Di usia ke-58 ini, organisasi diharapkan semakin matang, dewasa dalam bersikap, serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Plt. Bupati Bekasi juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Sinergi yang dibangun, menurutnya, harus dilandasi semangat dialog, kebersamaan, dan saling menghormati demi terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pemerintah daerah menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Dalam konteks menjaga stabilitas daerah, Plt. Bupati Bekasi mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan untuk menyikapi setiap perbedaan pandangan dengan kedewasaan dan mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok. Menurutnya, persatuan dan kondusivitas wilayah merupakan fondasi utama bagi kelangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Perbedaan pandangan hendaknya disikapi dengan kedewasaan, sementara persatuan dan kepentingan bersama harus senantiasa menjadi prioritas utama,” jelas Asep Surya Atmaja.
Ia juga berharap Warga Bumiputra Indonesia Kabupaten Bekasi dapat terus berkontribusi aktif melalui peran dan fungsi masing-masing, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan sosial yang dihadapi daerah. Pemerintah daerah akan terus mendorong terciptanya iklim kebersamaan yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami berharap Warga Bumiputra Indonesia
dapat terus mengambil peran positif dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta daerah.” ujarnya.
Reporter: RSM
Editor: IND