Web Resmi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Bekasi

15 November 2021 - 06:21:53 | 1329

Program Pendidikan Guru Penggerak, Upaya Pengembangan Potensi Daerah Bidang Pendidikan

admin
CIKARANG UTARA - Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berupaya dalam pengembangan potensi daerah dengan meluncurkan berbagai program di bidang pendidikan, salah satunya melalui Pendidikan Guru Penggerak (PGP). Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki, menghadiri kegiatan lokakarya yang mendukung program tersebut, yakni Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 2, yang berlangsung di Java Palace Hotel, Cikarang Utara, Sabtu (13/11). 
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bekasi, Sekretaris PGRI Kab. Bekasi, Kepala Bidang Pembinaan GTK dan PMP Dinas Pendidikan Kab. Bekasi, Kapokja Humas dan Kerjasama Lembaga P4TK TK dan PLB Kemendikbud Ristek, dan Kepala Kantor Cabang Dinas Wilayah III Prov. Jawa Barat. 
Plt. Bupati Bekasi menuturkan agar para guru memiliki inovasi, motivasi, dan kreativitas dalam mengaplikasikan ilmunya kepada peserta-peserta didik di Kabupaten Bekasi, yang kemudian dapat membangkitkan semangat guru-guru. 
“Para guru ini harus memiliki motivasi, inovasi dan kreatif, yang sekiranya nanti bisa memberi ilmu pada anak didik dan membangkitkan semangat guru-guru,” katanya. 
Dirinya juga meminta dukungan dari berbagai pihak agar program PGP dapat terlaksana secara optimal, guna meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bekasi, serta para guru tersebut nantinya akan menjadi calon kepala sekolah yang mampu membimbing putra-puteri Bekasi. 
“Saya minta dukungan dari seluruh pihak agar program ini berjalan dengan lancar, nantinya para guru ini akan menjadi calon kepala sekolah maupun pengawas sekolah yang dapat membimbing putra-putri Bekasi,” terangnya. 
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda, mengatakan pentingnya peran guru di Kabupaten Bekasi. Lebih lanjut, ia mengatakan para guru tersebut memiliki tiga fokus utama dalam menjalani programnya, yakni kekerasan seksual terhadap anak, bullying, dan intoleransi. 
“Kriteria tentunya sudah ditetapkan, tapi ada tiga fokus utama yakni mengatasi kekerasan seksual terutama pada anak, bullying dan intoleransi. Kami berharap, guru berpihak kenapa anak didiknya dan menciptakan anak-anak yang menerapkan pancasila.” ujarnya. 
Untuk diketahui, program PGP yang diinisiasi oleh Kapokja Humas dan Kerjasama Lembaga P4TK TK dan PLB Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia ini, bertujuan untuk menciptakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik yang dilakukan guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para guru, dengan tetap mempertahankan budaya lokal dan identitas nasional, sehingga dapat mewujudkan Kabupaten Bekasi yang lebih baik. 
Reporter: RSM Editor: fiu
Berita Populer
Agenda
Layanan Online