Web Resmi Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Bekasi

01 September 2026 - 10:08:53 | 80

Resmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Plt. Bupati Bekasi Sambut 416 Siswa di Awal Perjalanan Pendidikan

admin

CIKARANG PUSAT  – Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, meresmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Bekasi sekaligus menyambut 416 peserta didik yang memulai pendidikan melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), berlokasi di Cikarang Pusat, pada Senin (31/8).


Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak agar tetap memiliki kesempatan belajar dan meraih cita-cita tanpa terhambat kondisi ekonomi maupun keterbatasan yang dihadapi.


Plt. Bupati Bekasi mengatakan, pendidikan harus dapat dirasakan oleh seluruh anak bangsa karena setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh kesempatan belajar dan menentukan masa depannya.


“Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar dan meraih masa depannya hanya karena kondisi ekonomi atau keterbatasan yang dihadapi,” ujarnya.


Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan kesempatan yang lebih luas kepada anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Lebih dari sekadar ruang belajar, sekolah ini diharapkan mampu menjadi tempat tumbuhnya harapan dan lahirnya generasi yang memiliki masa depan.


“Sekolah ini bukan sekadar tempat untuk belajar. Sekolah Rakyat adalah tempat untuk membangun harapan dan mempersiapkan masa depan,” tegasnya.


Sebanyak 416 peserta didik menjadi bagian dari perjalanan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Bekasi. Dari jumlah tersebut, 237 siswa merupakan anak-anak yang berasal dari Kabupaten Bekasi, terdiri dari 57 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), 90 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 90 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).


Selain itu, terdapat 90 siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 13 Kota Bekasi yang sebelumnya merupakan sekolah rintisan dan akan melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat Permanen 1 Kabupaten Bekasi.


Sementara itu, 89 siswa lainnya berasal dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 43. Para siswa tersebut sebelumnya telah menjalani pendidikan di sekolah rintisan dan selanjutnya menjadi bagian dari Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Bekasi.


Pihaknya menilai, bergabungnya ratusan peserta didik tersebut menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat memiliki peran penting dalam membuka ruang pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.


“Kami berharap sekolah ini dapat menjadi tempat yang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar, tumbuh, dan mempersiapkan masa depan mereka,” katanya.


Terwujudnya Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, DPR RI, Pemerintah Kota Bekasi, serta seluruh pihak yang turut mendukung pelaksanaan program tersebut.


Dirinya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus memberikan dukungan agar Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.


“Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus memberikan dukungan agar kehadiran Sekolah Rakyat benar-benar menjadi jalan bagi anak-anak kita untuk memperoleh pendidikan yang layak dan masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.


Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga program pendidikan tersebut mampu memberikan dampak yang berkelanjutan.


Di hadapan para peserta didik, Plt. Bupati juga menyampaikan pesan agar mereka menjadikan awal pendidikan di Sekolah Rakyat sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang sebaik mungkin. Ia meminta para siswa belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, menyayangi teman, serta tidak berhenti mengejar cita-cita.


“Anak-anakku yang saya banggakan, hari ini adalah awal dari perjalanan baru kalian. Di sekolah ini, belajarlah dengan sungguh-sungguh. Hormati guru, sayangi teman, dan jangan pernah berhenti memiliki cita-cita,” pesannya.


Plt. Bupati meyakini, pendidikan yang dijalani dengan kesungguhan akan menjadi bekal bagi para siswa untuk membawa perubahan di masa mendatang, baik bagi keluarga maupun lingkungan dan daerahnya.


“Dari sekolah ini, saya yakin akan lahir generasi-generasi hebat yang kelak mampu membawa perubahan bagi keluarganya, daerahnya, dan juga bangsa Indonesia,” tuturnya.


Kepada seluruh peserta MPLS, dirinya berpesan agar setiap proses yang mereka jalani tidak hanya diisi dengan kegiatan belajar, tetapi juga dengan semangat, ketekunan, persahabatan, dan doa.


“Dengan semangat, ketekunan dan doa, setiap langkah yang kalian tempuh akan mengantarkan kalian meraih cita-cita yang lebih besar. Selamat memulai perjalanan baru, anak-anakku,” pungkasnya.


Dirinya kemudian secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Bekasi sebagai tanda dimulainya perjalanan pendidikan para peserta didik di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi, dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas sekolah.


Reporter: RSM

Editor: IND

Berita Populer
Agenda
Layanan Online